Museum Angkut merupakan sebuah tempat wisata baru yang memiliki konsep unik. Dibuka pada tanggal 9 Maret 2014, Museum Angkut menjadi tempat wisata pertama di Asia Tenggara yang mengusung tema transportasi. Museum ini dibangun sebagai tanda apresiasi untuk perkembangan dunia transportasi nusantara dan dunia. Maka tak mengherankan jika di sini Anda bisa menyaksikan berbagai koleksi moda transportasi mulai dari yang masih menggunakan tenaga binatang sampai tenaga listrik.Untuk mencapai wahana Museum Angkut sangat mudah transportasinya. Alamat lengkap museum angkut terletak di Jalan Jalan Kartika 2 Kota Wisata Batu East Java Indonesia, Jawa Timur 65311, Indonesia dengan nomor telpon +62-341-597777.
Kemudia masuk stage yang kedua yaitu zona edukasi. Benda-benda yang dipajang di ruangan ini berguna banget nih travellers, bisa menambah pengetahuan kita tentang angkutan dan otomotif. Disni terdapat alat peraga mesin premium, mesin diesel(solar) dan mesin uap yang semuanya bergerak seperti gerakan mesin mobil sesungguhnya. Di sini juga terdapat mobil listrik karya anak bangsa yang desain bodynya bagus sekali. Tp sayang terjadi kecelakaan saat dilakukan uji coba. Kok daritadi otomotif mulu sih. Lah kapan narsisnya ini? Tenang, setelah ini akan kita ajak para travellers untuk keliling beberapa negara :D
Zona - Zona di Museum Angkut Batu
Museum Angkut memajang puluhan mobil antik seperti Alfa Romeo keluaran tahun 1966, Bentley tahun 1957, dan Chrysler Windsor Deluxe produksi 1952. Bagi Anda yang penasaran dengan mobil listrik milik Menteri BUMN Dahlan Iskan, Tuxuci, dan mobil listrik karya SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, bisa Anda nikmati pula di sini.
Bahkan di museum ini diisi kurang lebih 300 unit kendaraan mewah pada masanya. Untuk pengadaan sejumlah kendaraan kuno tersebut, pengelola Museum Angkut mendatangkan langsung kendaraan-kendaraan tersebut dari negara asalnya seperti Amerika Serikat, Italia, Australia, Jerman, Inggris, dan Jepang.Djakarta
Zona Pecinan dan Batavia
Sesuai dengan namanya, Anda dan rombongan akan menikmati alat-alat transportasi pada masa Batavia dahulu. Di Zona Pecinan, berbagai angkutan khas Indonesia seperti gerobak, sepeda onthel lengkap dengan keranjang yang berisi barang-barang dagangan, dokar, becak, oplet sampai sepeda motor di era 1940-an, hadir menghidupkan suasana layaknya berada di Pecinan ala Indonesia. Sedangkan Zona Batavia menyuguhkan suasana pelabuhan Sunda Kelapa dan Stasiun Jakarta Kota tempo dulu yang dibuat dengan latar awal abad ke-19. Di zona ini ditampilkan keramaian pelabuhan dengan suasana jual beli, becak, pedati, bemo, dan sejumlah angkutan pada zaman tersebut.

Eropa sebagai benua yang dipenuhi dengan negara-negara maju ini juga mampu bersaing di teknologi transportasi dunia. Zona Eropa sendiri dibagi menjadi beberapa area yaitu Inggris, Jerman, Italia dan Perancis. Keempat negara ini dianggap cukup mampu mewakili negara-negara maju di benua ini.
Di area Inggris, tak hanya melihat koleksi mobil produksi Inggris dan juga mobil kuno yang digunakan oleh Ratu Elizabeth II, Anda juga bisa bermain di taman bunga yang berada di depan replika Buckingham Palace. Selain itu, Anda juga bisa berfoto bersama patung Sang Ratu yang sedang duduk di singgasananya.
Jerman, Italia dan Perancis pun tak kalah menarik. Di sini Anda bisa melihat koleksi mobil dari berbagai merek andalan ketiga negara ini lengkap dengan landmark khasnya masing-masing seperti Menara Eifel, Menara Pisa dan Tembok Berlin.Seperti Istana Buckingham Inggris berikut.
Kemudian zona yang terakhir adalah Hollywood. Disini banyak kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk pembuatan film di Hollywood. Ada juga mobil seperti di game Nascar Rumble. Keren deh pokoknya travellers! Nah, yang suka narsis, bisa berfoto sama si buto ijo Hulk :D
Selanjutnya, kita akan melalui pintu keluar seperti gerbong kereta yang bergerak. Jangan lupa mampir juga ke pasar apung untuk membeli oleh-oleh atau naik perahu keliling-keliling ya :D
Nama Wisata : Museum Angkut
Lokasi : Jalan Kartika 2 Kota Wisata Batu East Java Indonesia
- Zona-zona seperti diluar negeri
Harga Tiket Masuk Museum Angkut
Hari biasa (Senin – Kamis)
Rp. 60.000,-
Akhir pekan (Jumat-Minggu) / Liburan / Tanggal Merah
Rp. 80.000,-
Tiket terusan (Museum Angkut dengan D’topeng Kingdom)
Hari biasa (Senin – Kamis)
Rp. 70.000,-
Akhir pekan (Jumat-Minggu) / Liburan / Tanggal Merah
Rp. 90.000,-
- Tiket Kamera
Semua jenis kamera (DSLR, Polaroid, Handycam, Kamera Digital, dsb) kecuali Handphone diharuskan untuk menggunakan tiket kamera.
Rp. 30.000,-/kamera - Paket Rombongan (*)
Thirty Plus One (TPO)
Minimal pembelian 30 tiket mendapat bonus 1 tiket.

















