Jawa Timur Park

Jatim Park 1 Jatim Park adalah sebuah tempat rekreasi dan taman belajar yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur. Obyek wisata ini berada sekitar 20 km barat Kota Malang, dan kini menjadi salah satu icon wisata Jawa Timur.

Air Terjun Coban Rondo

Air terjun Coban Rondo adalah air terjun yang cantik di lereng Gunung Panderman yang berjarak kurang lebih sekitar 32 km ke arah barat dari kota Malang, sangat menarik untuk dilihat dan dikunjungi.dengan melewati rute kota Malang-Pujon.sesampainya di pujon akan ada Gapura Selamat Datang Di Kawasan Wisata Air Terjun Coban Rondo.

Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya (disingkat UB) diresmikan sebagai Universitas Negeri pada tahun 1963. Saat ini UB merupakan salah satu universitas negeri yang terkemuka di Indonesia yang mempunyai jumlah mahasiswa lebih dari 30 ribu orang dari berbagai strata mulai Program Pendidikan Vokasi (Diploma), Program Sarjana, Program Magister dan Program Doktor selain Program Spesialis dan Program Pendidikan Profesi yang tersebar dalam 12 Fakultas dan 2 Program.

Stadion Kanjuruhan Malang

Stadion Kanjuruhan merupakan salah satu venue sepakbola terbesar kedua di Jawa Timur setelah Gelora Bung Tomo Surabaya. Stadion ini direncanakan dibangun mulai tahun 1997 dengan biaya lebih dari 35miliar rupiah. Stadion ini sekarang mampu menampung lebih dari 35.000 penonton.

Tempat Wisata di BATU - Malang

Kota Batu - Malang terkenal memiliki berbagai macam obyek wisata yang menarik dan atraktaif. Berikut informasi seputar obyek wisata Batu - Malang.

Nonton TV Gratis

Nonton RCTI online Live streaming Nonton SCTV online Live streaming Nonton Trans TV online Live streaming Nonton Global TV online Live streaming Nonton TV One online Live streaming.

Showing posts with label kota. Show all posts
Showing posts with label kota. Show all posts

Saturday, May 23, 2015

Empat Tempat Terbaik Liburan Keluarga di Malang

Lelah dengan segala keperluan yang berhubungan dengan kantor? Bukan hanya Anda, anak Anda pun mungkin juga lelah dengan sekolahnya. Bukan hanya Anda yang butuh liburan, tapi juga anak Anda. Ujian, PR, tugas yang bertumpuk mengantre setiap hari, belum lagi jadwal les yang padat membuat anak Anda hampir tidka bisa bernapas lega setiap hari. Semua harus dikejar, anak Anda diburu jadwal yang membuatnya tidak bisa bebas bermain setiap hari.


Liburan sesekali rasanya memang sangat diperlukan untuk anak Anda. Selain dapat mendekatkan diri Anda dan anak Anda, liburan bersama keluarga efek senangnya berlipat ganda. Anak Anda akan semakin sayang kepada Anda sepulang liburan yang menyenangkan itu dan Anda pun akan senang bisa membuat keluarga Anda bahagia.

Merencanakan liburan bersama keluarga tidak sulit. Anda bisa memilih tempat-tempat wisata yang memang menyediakan berbagai atraksi menarik untuk anak Anda. Taman bermain atau kolam renang dengan berbagai wahan permainan air pasti langsung ada dalam daftar Anda. Tapi, hanya itu tidak akan membuat liburan Anda bersama keluarga menjadi memuaskan.

Anda perlu datang ke kota yang menawarkan hiburan menari untuk Anda dan anak Anda, mulai dari taman hiburan dan taman bermain air yang dapat membuat anak Anda puas bermain, museum yang dapat menambah wawasan anak Anda, serta wisata alam dan kuliner yang dapat membuat pikiran Anda jernih sekaligus perut kenyang. Ya, paket wisata lengkap tersebut bisa Anda dapatkan di Malang.

Ada empat tempat yang dapat menjadi opsi terbaik untuk berlibur bersama keluarga di Malang. Selain menawarkan hiburan dan keindahan alam yang menyegarkan, tempat-tempat berikut juga dapat menambah wawasan anak Anda. Jadi, anak Anda bisa bermain sambil belajar. Mari lihat ulasannya.

1. Museum Angkut 

Mengunjungi museum dapat jadi membosankan bagi sebagian orang, termasuk anak-anak. Jika museum yang dikunjungi hanya menampilkan benda-benda tak bergerak yang berjejer dengan tulisan yang segunung banyaknya yang rasanya tidak dapat dibaca satu per satu, bagaimana tidak membosankan. Tapi, tidak begitu di Museum Angkut. Mendalami sejarah alat angkut tidak akan membosankan.

Didirikan pada 9 Maret 2014, Museum Angkut menawarkan pengalaman baru dalam membaca sejarah. Anda akan merasakan pengalaman 4D karena koleksi-koleksi yang tersedia dipajang dengan apik dan dilengkapi dengan latar belakang lingkungan tempat kendaraan tersebut berasal. Jika melihat mobil VW tahun 50-an, maka Anda akan merasa seperti berada di Eropa, khususnya di Jerman, tahun 50-an! Museum Angkut memang menyediakan berbagai koleksi kendaraan, mulai dari yang bermesin sampai yang tidak bermesin, tradisional dan modern, dari Indonesia sampai dunia.

Dengan membayar Rp60.000 pada hari biasa atau Rp80.000 pada akhir pekan, Anda sudah bisa melihat berbagai koleksi menarik di Museum Angkut ini. Tidak begitu mahal jika mengingat kepuasan dan kesenangan yang akan didapatkan anak Anda di museum ini. Jangan lupa juga untuk mengabadikan momen Anda bersama keluarga dengan ponsel di Museum Angkut ini karena jika menggunakan kamera jenis apa pun, Anda akan dikenakan tiket kamera sebesar Rp30.000.

2. Wendit Water Park 

Taman air yang awalnya dikenal dengan nama Taman Pemandian Wendit ini terletak di Kecamatan Pakis. Wendit Water Park menawarkan pemandian alami dan kolam renang buatan yang pasti sesuai untuk Anda dan keluarga. Pemandian alaminya memiliki kedalaman 2 meter dengan suhu air normal, sekitar 25o C. Pemandian alaminya dipercaya dapat membuat siapa pun yang mandi di sana awet muda dan panjang umur!

Sebaliknya, di kolam renang buatannya, Anda bisa menemukan berbagai permainan air yang menarik untuk anak Anda. Anak Anda bisa bermain papan seluncur, diguyur air di ember tumpah raksasa, dan sekadar berenang berkeliling kolam. Jika belum puas, Anda bisa melipir ke danau buatan yang ada di sana dan mencoba mengarunginya dengan menggunakan perahu atau sepeda air.

3. Jawa Timur Park 2 (Jatim Park 2) 

Kalau tempat wisata yang satu ini, tentu sudah pasti tidak akan luput dalam daftar liburan Anda di Malang. Jatim Park II memang sudah sangat terkenal dan sudah menjadi tempat yang paling ingin dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara yang berada di Malang. Dengan mengambil konsep wisata alam, Anda dan keluarga bisa berekreasi sekaligus belajar di Batu Secret Zoo dan Museum Satwa.

Berlokasi di Jalan Oro-oro Ombo Np. 9, Batu, Malang, Jawa tImur, Jawa Timur Park 2 menghadirkan pengalaman mengenal berbagai hewan-hewan, baik yang langka maupun yang masih banyak kita temui, dengan cara yang menarik. Anda bisa menemukan berbagai koleksi hewan yang diawetkan dari berbagai benua di Museum Satwa. Bahkan, Anda juga bisa menemukan replika kerangka dinosaurus yang sangat besar di sini.

Melihat hewan-hewan yang diawetkan mungkin tidak akan langsung membuat anak Anda senang. Untuk itu, Anda hanya perlu berjalan sedikit ke Batu Secret Zoo. DI kebun binatang ini, Anda bisa melihat berbagai hewan-hewan, baik yang hidup di darat maupun di air. Anda bisa menemukan akuarium berisi ikan-ikan cantik di sini. Bahkan, Anda bisa berkeliling Batu Secret Zoo dengan menaiki perahu yang akan mengarungi sungai arus buatan yang tersedia.

Anda hanya perlu membayar Rp75.000 pada Senin—Kamis atau Rp105.000 pada Jumat—Minggu untuk dapat melihat semua koleksi satwa yang diawetkan di Museum Satwa dan sekadar bermain-main sambil melihat satwa-satwa hidup di Batu Secret Zoo.

4. Pantai Balekambang 

Inilah pantai yang boleh dibilang sangat mirip dengan Tanh Lot yang ada di Pulau Dewata, Bali. Mengapa demikian? Karena di Pantai Balekambang ini Anda juga dapat menemukan pura di tengah laut yang dihubungkan dengan jembatan, mirip seperti yang akan Anda temukan di Tanah Lot. Soal pemandangan yang disajikan, jangan ditanya lagi. Anda bisa menikmati suara deburan ombak dan bermain-main di pasir yang terbentang di pantai sepanjang 2 km ini. Menikmati sunset di Pantai Balekambang bersama keluarga? Pasti asyik!

Itulah 4 tempat wisata yang dapat memenuhi kepuasan liburan Anda bersama keluarga. Liburan memang penting. Tapi, lebih penting lagi liburan yang memuaskan, namun tidak boros biaya. Rencanakanlah liburan Anda mulai sekarang. Selama berlibur!

(sumber :Traveloka)

Sunday, September 25, 2011

Kota Batu - Malang



Kota Batu adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 15 km sebelah barat Kota Malang, berada di jalur Malang-Kediri dan Malang-Jombang. Kota Batu berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara serta dengan Kabupaten Malang di sebelah timur, selatan, dan barat. Wilayah kota ini berada di ketinggian 680-1.200 meter dari permukaan laut dengan suhu udara rata-rata 15-19 derajat Celsius.


Sejarah


Sejak abad ke-10, wilayah Batu dan sekitarnya telah dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan, karena wilayah adalah daerah pegunungan dengan kesejukan udara yang nyaman, juga didukung oleh keindahan pemandangan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan.

Pada waktu pemerintahan Raja Sindok , seorang petinggi Kerajaan bernama Mpu Supo diperintah Raja Sendok untuk membangun tempat peristirahatan keluarga kerajaan di pegunungan yang didekatnya terdapat mata air. Dengan upaya yang keras, akhirnya Mpu Supo menemukan suatu kawasan yang sekarang lebih dikenal sebagai kawasan Wisata Songgoriti.

Atas persetujuan Raja, Mpu Supo yang konon kabarnya juga sakti mandraguna itu mulai membangun kawasan Songgoriti sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan serta dibangunnya sebuah candi yang diberi nama Candi Supo.

Ditempat peristirahatan tersebut terdapat sumber mata air yang mengalir dingin dan sejuk seperti semua mata air di wilayah pegunungan. Mata air dingin tersebut sering digunakan mencuci keris-keris yang bertuah sebagai benda pusaka dari kerajaan Sendok. Oleh karena sumber mata air yang sering digunakan untuk mencuci benda-benda kerajaan yang bertuah dan mempunyai kekuatan supranatural (Magic) yang maha dasyat, akhirnya sumber mata air yang semula terasa dingin dan sejuk akhirnya berubah menjadi sumber air panas. Dan sumberair panas itupun sampai saat ini menjadi sumber abadi di kawasan Wisata Songgoriti.

Wilayah Kota Batu yang terletak di dataran tinggi di kaki Gunung Panderman dengan ketinggian 700 sampai 1100 meter di atas permukaan laut, berdasarkan kisah-kisah orang tua maupun dokumen yang ada maupun yang dilacak keberadaannya, sampai saat ini belum diketahui kepastiannya tentang kapan nama "B A T U" mulai disebut untuk menamai kawasan peristirahatan tersebut.

Dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu. Dari kebiasaan kultur Jawa yang sering memperpendek dan mempersingkat mengenai sebutan nama seseorang yang dirasa terlalu panjang, juga agar lebih singkat penyebutannya serta lebih cepat bila memanggil seseorang, akhirnya lambat laun sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau batu sebagai sebutan yang digunakan untuk Kota Dingin di Jawa Timur.

Sedikit menengok ke belakang tentang sejarah keberadaan Abu Ghonaim sebagai cikal bakal serta orang yang dikenal sebagai pemuka masyarakat yang memulai babat alas dan dipakai sebagai inspirasi dari sebutan wilayah Batu, sebenarnya Abu Ghonaim sendiri adalah berasal dari JawaTengah. Abu Ghonaim sebagai pengikut Pangeran Diponegoro yang setia, dengan sengaja meninggalkan daerah asalnya Jawa Tengah dan hijrah dikaki Gunung Panderman untuk menghindari pengejaran dan penangkapan dari serdadu Belanda (Kompeni)

Abu Ghonaim atau Mbah Wastu yang memulai kehidupan barunya bersama dengan masyarakat yang ada sebelumnya serta ikut berbagi rasa, pengetahuan dan ajaran yang diperolehnya semasa menjadi pengikut Pangeran Diponegoro. Akhirnya banyak penduduk dan sekitarnya dan masyarakat yang lain berdatangan dan menetap untuk berguru, menuntut ilmu serta belajar agama kepada Mbah Wastu.

Bermula mereka hidup dalam kelompok (komunitas) di daerah Bumiaji, Sisir dan Temas akhirnya lambat laun komunitasnya semakin besar dan banyak serta menjadi suatu masyarakat yang ramai.

Geografis


Kota Batu terletak pada ketinggian rata-rata 871 m di atas permukaan laut. Kota Batu dikelilingi beberapa gunung, di antaranya adalah :


Sebagai layaknya Wilayah Pegunungan yang wilayahnya subur, Batu dan sekitarnya juga memiliki Panorama Alam yang indah dan berudara sejuk, tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat lain untuk mengunjungi dan menikmati Batu sebagai kawasan pegunungan yang mempunyai daya tarik tersendiri. Untuk itulah di awal abad 19 Batu berkembang menjadi daerah tujuan wisata, khususnya orang-orang Belanda, sehingga orang-orang Belanda itupun membangun tempat-tempat Peristirahatan (Villa) bahkan bermukim di Batu.

Situs dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda atau semasa Pemerintahan Hindia Belanda itupun masih berbekas bahkan menjadi aset dan kunjungan Wisata hingga saat ini. Begitu kagumnya Bangsa Belanda atas keindahan dan keelokan Batu, sehingga bangsa Belanda mensejajarkan wilayah Batu dengan sebuah negara di Eropa yaitu Switzerland dan memberikan predikat sebagai De Klein Switzerland atau Swiss kecil di Pulau Jawa.


Peresmian pemandian Selecta (1900-1920)


Bioskop "Mimosa" di Batu (1941)

Peninggalan arsitektur dengan nuansa dan corak Eropa pada penjajahan Belanda dalam bentuk sebuah bangunan yang ada saat ini serta panorama alam yang indah di kawasan Batu sempat membuat Bapak Proklamator sebagai The Father Foundation of Indonesia yaitu Bung Karno dan Bung Hatta setelah Perang Kemerdekaan untuk mengunjungi dan beristirahat di kawasan Selecta Batu.

Pembagian administratif


Kota Batu terdiri atas 3 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 20 desa dan 4 kelurahan. Kecamatan di Kota Batu adalah Batu, Bumiaji, dan Junrejo.

Pariwisata



Air terjun Coban Rondo

Kota Batu pernah dijuluki sebagai Swiss Kecil di Pulau Jawa serta kawasan wisata pegunungan yang sejuk. Di obyek wisata Songgoriti terdapat Candi Songgoroto dan patung Ganesha peninggalan Kerajaan Singosari serta tempat peristirahatan yang dibangun sejak zaman Belanda.

Wisata gua


Wisata gua terdapat di Cangar dan Tlekung

Air terjun



Pemandian


  • Songgoriti (pemandian air dingin dan panas)
  • Selecta (pemandian air dingin)
  • Cangar (pemandian air panas mengandung belerang)

Agrowisata


  • Kusuma Agrowisata (perkebunan apel, stroberi, jambu, dan jeruk, serta tempat outbound

Perkemahan (hiking)


  • Taman Hutan Rakyat R. Soerjo (Cangar)
  • Gunung Panderman
  • Coban Rondo

Wisata Lainnya



Ada pula objek wisata terbaru di Kota Batu berupa wisata udara paralayang. Setiap hari Minggu, di alun-alun Batu diselenggarakan Pasar Wisata Minggu yang menjual makanan khas Batu serta berbagai macam kerajinan tangan. Jatim Park merupakan salah satu tempat wisata paling populer di Jawa Timur, dan yang terbaru dari obyek wisata di Kota Batu adalah Museum Satwa . Di kota ini banyak terdapat villa serta sejumlah hotel berbintang lima.

Batu juga dikenal sebagai kawasan agropolitan, sehingga mendapat julukan Kota Agropolitan. Seperti halnya kawasan Malang Raya dan sekitarnya, Batu banyak menghasilkan apel, sayur mayur, dan bawang putih. Batu juga dikenal sebagai kota seniman. Ada banyak sanggar lukis dan galeri seni di kota ini. Yang terbaru Batu Night Spectaculer, merupakan taman hiburan remaja dengan beberapa wahana mirip di Dunia Fantasi Ancol Jakarta. Tidak kalah menarik dari BNS / Batu Night Spectaculer, ada juga tempat Pariwisata pelajar dan Keluarga yaitu Museum Satwa. Museum yang Bertaraf Internasional dan bergaya Yunani ini adalah museum dimana replika Satwa di Dunia yang belum punah dan yang sudah punah ada di sini. Kita juga bisa melihat replika kerangka hewan purba. di Museum Satwa ini juga pernah menjadi tempat pengambilan Video Clip lagu dari The Virgin dengan lagunya Belahan Jiwa.

Kuliner Khas


  • Sate Kelinci
  • Jagung Bakar (wisata payung)
  • Berbagai produk apel, termasuk: sari apel, jenang dan dodol apel, cuka apel
  • Berbagai keripik: keripik singkong, kentang, dan aneka buah lainnya
  • Berbagai sari buah: Sari buah apel, dan lainnya
  • Soto ayam (terdapat beberapa kedai soto terkenal yang mejual soto ayam yang rasanya digemari masyarakat)
  • Ketan (jajanan pasar, terdiri dari ketan, bubuk kelapa dan gula manis)
  • Bakso (dikenal sebagai Bakso Batu)
  • Lalap ikan wader
  • Angsle (sejenis kolak dengan ketan dan serabi juga petulo yang sangat nikmat dengan suasana dingin kota batu)
  • Tape ketan hitam (bisa ditemukan pada pemandian cangar yang dapat menghangatkan tubuh)
  • Sate Ayam, Kelinci, dan Kambing khas Wisata Payung
  • Tahu Kentaki DHIGADHO (Gorengan tahu alami, dengan rasa yang khas rempah rempah pilihan)
Credit : wikipedia.com